Jumat, 22 Maret 2013

Mulai Intim dengan Motornya, Marquez Puas

Marc Marquez Alenta (Foto: MotoGP.com)

Marc Márquez mencapai kesempurnaan di tiga sesi tes privat Honda, akhir pekan lalu di Circuit of the Americas, Texas. Tapi tentu hasil memuaskan itu bukan tanpa sebab. Márquez mengaku sudah lebih akrab dengan motornya.

Sebelumnya, rookie yang menggantikan kursi Casey Stoner di tim Honda Repsol itu merasa masih kaku, bahkan terlampau kaku dengan motor Honda RC213V-nya. Namun setelah mengubah beberapa settingan, feel-nya mulai terasa dan Márquez, puas bisa lebih intim dengan tunggangannya.

“Sebelumnya saya merasa kaku, terutama di Malaysia. Saya merasa kaku di bagian pengereman. Tapi saya melakukan beberapa perubahan dan saya merasa lebih lepas dan itu penting,” ujar Márquez.

“Saya mulai tak merasa kaku sedikit demi sedikit tapi itu bukan berarti saya merasa lebih lambat atau sudah lebih cepat. Tapi ketika Anda merasa lebih nyaman, akan lebih mudah mempertahankan catatan waktu lap Anda,” lanjutnya, seperti dilansir MCN, Selasa (19/3/2013).

Masih ada sedikit persoalan lagi yang mesti jadi bahan evaluasi, demi mendongkrak kepercayaan dirinya 100 persen pada motornya. Namun setidaknya, Márquez menilai sudah mampu menemukan titik penting konsistensi dengan kondisi motornya saat ini.

“Kru saya sempat menanyakan apakah saya ingin mengubah bobot stabilitas rem, tapi saya bilang tidak karena saya merasa belum percaya diri. Di sini, saya mulai melakukannya dan saya merasa lebih baik terhadap motornya,” sambung Márquez.

“Tapi saya masih butuh beberapa lap pada sesi tes lagi untuk meraih kembali kepercayaan diri seperti saat masih di Moto2. Saat itu saya konsisten dan mampu memacu kecepatan yang bagus. Jika sudah nyaman dengan motor, itu akan memudahkan Anda. Mustahil bisa konsisten jika tak punya feeling yang nyaman dengan motor Anda,” pungkas Márquez.

Doni Tata: Kelelahan, tapi Saya Senang

Doni Tata Pradita. (Foto: MotoGP.com)

Doni Tata Pradita menghabiskan waktu seharian untuk mengikuti tes Moto2 yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol. Kendati mengalami kelelahan, Doni Tata mengaku senang bisa mengikuti tes di sini.

Dalam tes yang berlangsung di Jerez, Doni harus puas finis di urutan ke-28. Pembalap yang memperkuat tim Federal Oil Gresini itu hanya mampu mencatat 1:46.649 detik. Doni mengaku senang bisa mengalami progres dan meningkatkan feel dengan motor.

Pembalap 22 tahun itu mengaku ingin menggunakan kesempatan ini untuk memperbaiki performanya, sebelum menghadapi balapan pembuka Moto2 yang akan berlangsung di Qatar, 7 April mendatang,

“Saya kelelahan, tapi saya senang karena secara keseluruhan saya mengalami peningkatan. Feel dengan motor sangat baik dan saya tidak lebih bahagia dengan kinerja yang dilakukan oleh tim,” kata Doni.

Doni memang mengalami perbaikan posisi ketimbang tes sebelumnya. Pada uji coba hari pertama, pembalap yang pernah berlaga di Kejuaraan Dunia Motorsport ini finis di urutan ke-30 dengan catatan waktu 1m 47.266 detik.

“Kami memiliki dasar yang bagus untuk dikerjakan ketika awal musim dimulai dan semua berjalan dengan baik,” tandas pembalap kelahiran Sleman itu, seperti dilansir dari Roadracingworld, Kamis (21/3/2013).

Tim-Tim MotoGP Kesulitan Gaet Sponsor


Resesi ekonomi global membuat tim-tim MotoGP kena dampaknya. Yamaha, Honda dan Ducati kesulitan mencari sponsor baru.

Yamaha misalnya. Meski sudah diperkuat oleh Jorge Lorenzo yang berstatus juara dunia dan legenda hidup seperti Valentino Rossi, mereka tetap kesulitan mencari sponsor. Terakhir kali Yamaha mendapat sponsor adalah 2010 lalu ketika Fiat masih ada di sana.

Bos Yamaha, Lin Jarvis, mengungkapkan kenapa brand global seperti Honda, Ducati dan timnya kesulitan menggaet sponsor baru adalah mereka masih terlalu berfokus di Eropa, terutama Italia dan Spanyol yang justru termasuk negara-negara paling menderita gara-gara krisis ekonomi dunia.

“Saya kira masalahnya adalah pertama karena ekonomi global dan kedua status dari MotoGP saat ini. MotoGP masih terlalu berfokus ke Eropa,” kata Lin Jarvis seperti dikutip Motorcycle News.

“Lihatlah HRC sekarang. Mereka tidak punya sponsor baru pada motornya. Kecuali Repsol yang sudah berada di sana selama bertahun-tahun, tak ada sponsor baru yang datang,” ujar Lin Jarvis.

“Lihat juga Ducati. Mereka telah kehilangan Generali, Diesel dan Eni. Itu mungkin gara-gara dua tahun yang buruk dan kepergian Valentino Rossi. Tapi ingat, sponsor-sponsor tersebut tidak berpindah ke tim lain,” tutur Lin Jarvis.

“Kami memang punya Monster Energy tapi itu merupakan program secara global bukan kerja sama langsung dengan Yamaha Factory,” cetus Lin Jarvis.

Marco Benassi Belajar dari Esteban Cambiasso di Inter

Marco Benassi Belajar dari Esteban Cambiasso di Inter

Centrocampista belia milik Internazionale asal Italia, Marco Benassi, mengungkapkan bahwa dirinya meniru Esteban Cambiasso untuk meningkatkan kemampuannya.

Meski baru berusia 18 tahun, Benassi sudah diberikan banyak kesempatan oleh allenatore Inter, Andrea Stramaccioni, untuk bertanding bersama tim utama La Beneamata.

“Semua rekan setim membantu saya dalam perkembangan saya, tapi tidak ada yang punya pengalaman sebanyak Javier Zanetti dan Esteban Cambiasso. Saya menjadikan Cambiasso sebagai contoh saya untuk terus berkembang,” ungkap Benassi.

Benassi juga berharap agar ia diberi kesempatan memperkuat Inter saat menghadapi Juventus pada laga lanjutan Serie A di Giuseppe Meazza, Sabtu (30/3) dini hari.

“Kami punya pertandingan penting dengan melawan Juventus. Sejarah menunjukkan ada banyak faktor persaingan dan kami harus berusaha untuk meraih hasil yang bagus,” tambahnya.

Marotta: Juventus Telah Kembali Menjadi Klub Elit Eropa


Marotta: Juventus Telah Kembali Menjadi Klub Elit Eropa

Direktur olahraga Juventus, Giuseppe Marotta mengungkapkan rasa bangganya dapat melihat klubnya kembali berkomeptisi ke Liga Champions musim ini.

Sang Nyonya Tua kembali ke kompetisi elit Eropa tersebut dengan proses yang gemilang. Dimulai dari menyingkirkan sang juara bertahan, Chelsea di babak fase grup, dan sudah melaju hingga babak perempat final sekarang ini.

Hal ini mendapat apresiasi tersendiri bagi Marotta. Ia berharap timnya dapat mempertahankan peforma gemilangnya baik di Liga dan di Liga Champions.

“Kami merasa bangga dan puas dapat mengambil kembali posisi kami di antara seluruh klub elit Eropa, tapi kami sudah pastinya ingin mempertahankan kembali gelar Scudetto kami,” ujar Marotta di situs resmi Juve.

“Musim lalu kami hanya berlaga di liga, dan sekarang ini kami mempunyai tugas di Liga champions. Aspek sulitnya adalah untuk memanajemen seluruh pemain tetap dalam kondisis psikis dan psikologi yang bagus.”

“Masih ada 27 poin yang dapat kami dapatkan di liga dan kami harus mempertahankan peforma baik kami.”

“Mungkin akan ada sedikit keberuntungan di Liga Champions, karena insiden dapat memainkan peran penting lebih dari 180 menit. Laga menghadapi Bayern bagaimanapun juga, akan menjadi pekerjaan yang sangat berguna untuk mengetes kekuatan kami dan pada titik apakah kita.”

Guardiola Akan Bertahan Jika Kami Menangi Liga Champion

Guardiola-Akan-Bertahan-Jika-Kami-Menangi-Liga-Champion

Gerard Pique merasa bahwa Barcelona mungkin dapat mempertahankan Pep Guardiola apabila mereka berhasil mengalahkan Chelsea di semifinal Liga Champion musim lalu.

Barcelona dikalahkan oleh Chelsea yang saat itu menjadi juara Liga Champion 2011-2012, dan pelatih asal Spanyol tersebut meninggalkan Barcelona pada akhir musim.

Berbicara sebelum Spanyol menghadapi Finlandia, mantan bek Manchester United tersebut yakin bahwa Guardiola akan bertahan apabila mereka meraih gelar Liga Champion, tetapi sayangnya sang pelatih akan melatih Bayern Munchen pada akhir musim nanti.

Dirinya berbicara kepada reporter pada hari Kamis lalu : “Kami ditinggal oleh dirinya dengan perasaan yang mengatakan apabila kami mengalahkan Chelsea dan meraih gelar Liga Champion, mungkin kami bisa mempertahankan dirinya. Anda tak pernah tahu.”

Bek ini juga memuji Jordi Roura yang dapat menggantikan kepergian Tito Vilanova yang sedang mengalami perawatan, tetapi dirinya mengakui tak sabar menunggu Vilanova kembali.

Dirinya menambahkan : “Kami tidak dapat sabar menunggu Tito kembali, meski Jordi Roura telah melakukan pekerjaan yang luar biasa.”

Pique juga mengatakan dirinya berharap Zlatan Ibrahimovic tidak terkena hukuman, dan dapat bermain menghadapi Barcelona di babak perempat final Liga Champions nanti.

“Saya lebih menginginkan Ibrahimovic bermain menghadapi kami.”

Barcelona Incar Trio Asal Jerman

Barcelona Incar Trio Asal Jerman

Barcelona dikabarkan sedang berupaya mendapatkan 3 pemain asal Jerman pada jendela transfer awal musim 2013/14.

Barcelona berencana memperkuat sektor pertahanan mereka. Carles Puyol yang kerap mengalami cedera, membuat El Barca mengalami kerapuhan pada lini belakang. Gelandang petarung seperti Javier Mascherano pun dipaksa menggantikan peran Puyol.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Barcelona mengincar bek andalan Borussia Dortmund, Mats Hummels, ditambah rekan setim Hummels, Ilkay Gundogan.

Sedangkan untuk menggantikan peran Victor Valdes, yang kemungkinan hengkang dari Camp Nou pada akhir musim 2012/13, kubu Sandro Rosell membidik kiper milik Borussia M’Gladbach, Marc-Andre ter Stegen.

Petr Cech Bantah Rumor Ke Arsenal

Petr-Cech

 Penjaga gawang Chelsea, Petr Chech, mengungkapkan bantahan mengenai rumor yang beredar bahwa dirinya akan bergabung ke Arsenal.

Wojciech Szczesny yang merupakan penjaga gawang utama Arsenal saat ini tidak diturunkan oleh Arsene Wenger pada dua pertandingan terakhir The Gunners. Hal tersebut diduga disebabkan oleh kekecewaannya terhadap kinerja kiper berkebangsaan Polandia tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi tersebut menimbulkan kabar yang menyebutkan bahwa Arsenal tengah mengincar penjaga gawang baru, dimana Petr Cech disebut-sebut sebagai target mereka.

Mendengar kabar tersebut, Petr Cech membantahnya. Ia mengaku tidak ada pembicaraan sama sekali dengan pihak Arsenal.

“Saya tidak menanggap kabar-kabar seperti ini dengan terlalu serius. Saya tidak tahu apa-apa mengenai itu, tidak ada siapapun yang menghubungi saya. Sejujurnya saya tidak dapat membayangkannya,” ujar Petr Cech.

“Biasanya saya tidak terlalu memperhatikan kabar-kabar yang beredar. Namun ketika itu menyangkut diri saya, otomatis saya harus tahu apa yang harus dikatakan.”

Thomas Vermaelen Tetap Fokus Ke Arsenal

Thomas-Vermaelen-Tetap-Fokus-Ke-Arsenal

Thomas Vermaelen menolak berkomentar tentang ketertarik Barcelona kepada dirinya, pemain Belgia ini lebih memilih fokus bersama Arsenal.

Vermaelen sendiri tiba di Arsenal pada 2009 dan dirinya merupakan jawaban Arsenal yang memiliki pertahanan yang rapuh sebelum dirinya datang ke Emirates.

Tetapi, cedera membuat jarang bermain, dan beberapa minggu terakhir ini dirinya kehilangan tempat di Arsenal, hal tersebut membuat berita bahwa sang pemain merasa frustasi dan ingin hengkang dari klub asal London tersebut.

Meski gagal mendapatkan tempat utama, Vermaelen tidak menyerah dan ingin berjuang untuk mendapatkan tempat dibawah kepelatihan Arsene Wenger.

“Saya tidak ingin berbicara banyak tentang situasi saya, karena saya bersama tim nasional,” kata Vermaelen kepada Sky Sport News. “Tentu saja saya ingin bermain di setiap pertandingan. tetapi jika anda bermain di tim besar maka anda tahu bahwa anda harus berjuang untuk mendapatkan tempat utama.

“Ini sudah pernah terjadi kepada saya sebelumnya dan saya tidak khawatir tentang hal tersebut. Saya akan bekerja keras setiap hari untuk bermain lebih baik.”

Vermaelen sendiri dihubungkan akan ke Barcelona, tetapi pemain berusia 27 tahun tersebut mengatakan bahwa berita tersebut tidak akan mengganggu konsentrasi dirinya.

Dirinya berkata : “Saya tak pernah mendengar tentang ketertarikan dari tim manapun jadi saya tidak dapat berkata apapun.”

Manchester City Siap Lepas Sergio Aguero

Manchester City Siap Lepas Sergio Aguero

Manchester City dikabarkan berminat melepas Sergio Aguero dengan banderol senilai 45 juta Pound atau setara dengan 663 miliar Rupiah pada jendela transfer awal musim 2013/14. Kontrak Aguero di City akan berakhir pada 30 Juni 2016.

Bahkan City langsung menawarkan Aguero kepada Real Madrid. Hasil dana penjualan Aguero, tampaknya akan digunakan oleh City untuk berbelanja striker lainnya yang memiliki nama besar.

Saat ini kubu Sheikh Mansour terus berupaya mendatangkan salah satu diantara nama berikut; Radamel Falcao, Edinson Cavani, Marco Reus, dan Gonzalo Higuain.

Mario Gotze Tertarik Dengan Real Madrid, Barcelona, dan MU

Mario Gotze Tertarik Dengan Real Madrid, Barcelona, dan MU

Bintang Borussia Dortmund Mario Gotze mengakui ketertarikannya pada Real Madrid, Barcelona, dan Manchester United. Gotze pun mengaku sulit menolak jika ada tawaran yang datang dari klub tersebut.

Performa gemilang Gotze bersama Dortmund memang membuahkan rumor-rumor mengenai dirinya hengkang dari klub. Sejumlah klub-klub top Eropa pun mulai mengintainya.

Akan tetapi, Gotze mengatakan bahwa itu hanyalah rumor mengingat dirinya masih mempunyai kontrak hingga 2016.

“Klub-klub top seperti Real Madrid, Barcelona, atau Manchester United sangat menarik dan anda bisa berkembang pesat jika bergabung bersama mereka,” kata Gotze.

Meskipun Dortmund saat ini tertinggal 20 poin dari Bayern Munchen di Bundesliga, Gotze yakin timnya tetap mampu mengamankan satu tempat di zona Champions.

“Di liga, kami berada di jalur yang tepat untuk lolos ke Liga Champions musim depan,” tambahnya.

“Fakta bahwa jarak kami dengan pemuncak klasemen sangat jauh, sangat menyebalkan. Tetapi saya harus mengakui bahwa Bayern menjalani musim dengan sangat baik.”

Sergio Ramos : Real Madrid Tidak Boleh Terobsesi Dengan Liga Champions

Sergio Ramos : Real Madrid Tidak Boleh Terobsesi Dengan Liga Champions

Bek Real Madrid Sergio Ramos berharap timnya dapat menjuarai Liga Champions musim ini, namun dia memperingatkan rekan-rekan setimnya untuk tidak terlalu terobsesi.

Musim 2001/02 adalah terakhir kalinya Madrid menjuarai Liga Champions. Sejak itu, Madrid hanya pernah melaju hingga semi-final.

“Saya berharap kami dapat menjuarai Liga Champions. Kami sudah lama berjuang keras untuk menjadi juara,” kata Ramos.

“Namun kami juga tidak boleh terlalu terobsesi, karena jika anda terlalu terobsesi untuk mendapatkan sesuatu, anda malah akan gagal. Kami harus tetap menjaga tingkat motivasi kami, kekuatan, dan keyakinan, itu sangatlah penting.”

“Jika kami ingin menjadi juara, maka kami harus tetap menjaga kualitas permainan kami di Eropa musim ini.”

Ramos kemudian mengomentari tentang laga perempat final melawan Galatasaray.

“Sebagian besar fans senang dengan hasil undian ini karena mereka berpikir Galatasaray lebih mudah dihadapi daripada tim-tim lain. Tetapi mereka salah besar,” lanjut Ramos.

“Galatasaray memiliki pemain-pemain yang pernah membela Real Madrid dan klub-klub top Eropa lainnya. Untuk itu kami harus menghormati lawan kami.”

Madrid akan menjamu Galatasaray pada leg pertama di Santiago Bernabeu.

Operasi Joe Allen Berjalan Dengan Sukses

Operasi Joe Allen Berjalan Dengan Sukses

Gelandang Liverpool Joe Allen telah berhasil menjalani operasi bahu sesuai dengan rencana, dan akan kembali tampil pada sesi latihan pra-musim mendatang.

Beberapa bulan terakhir ini Allen memang merasakan sakit pada bahunya sebelum akhirnya memutuskan untuk menjalani operasi untuk memulihkan bahunya, meski itu berarti dirinya harus absen hingga akhir musim.

Allen sendiri menjalani operasi pada Kamis pagi, dan kepala tim medis Glen Driscoll memberi pernyataan bahwa operasi berjalan dengan sukses.

“Joe Allen menjalani operasi pagi ini, dan berjalan dengan sukses,” kata Driscoll kepada situs resmi klub.

“Joe akan senang mengetahui operasinya berjalan lancar. Sudah lama dia bermasalah pada bahunya. Dia merasa sangat tidak nyaman karena bahunya sering bergeser.”

“Ini adalah prosedur yang sangat penting. Dia akan absen selama 12 minggu dari sekarang, untuk itu dia akan sepenuhnya pulih pada pra-musim.”

Performa Allen belakangan ini mengundang kritikan, tetapi Driscoll yakin kondisi bahunya mempengaruhi penampilannya.

“Saya pikir performanya sangat baik. Siapapun yang pernah bermasalah dengan bahu akan mengetahui bahwa performanya juga akan menurun,” lanjut Driscoll.

“Joe pun demikian. Dia akan merasakan sakit ketika ingin merayakan gol.”

“Ketika anda tahu ini terjadi pada anda, anda tidak hanya merasakan sakit, tetapi juga kekecewaan.”

“Dia sangat berani melawan rasa sakitnya, dan dia akan senang ketika momen ini telah berlalu. Dia akan sepenuhnya pulih dan kita dapat lihat performanya musim depan.”

Boateng : Rasis Adalah Penyakit yang Berbahaya

Boateng : Rasis Adalah Penyakit yang Berbahaya

Gelandang AC Milan Kevin-Prince Boateng berpendapat bahwa tindakan rasis dalam sepakbola adalah sebuah penyakit yang berbahaya yang harus dihilangkan.

Boateng menjadi sorotan media ketika melakukan aksi mogok main pada laga persahabatan Milan melawan Pro Patria beberapa bulan lalu, setelah mendapat hinaan rasis dari para suporter.

“Ada banyak momen dalam hidup saya dimana saya sangat berharap bisa menghindari hal-hal seperti itu. Saya ingin cepat melupakan kejadian tersebut seperti penyakit yang cepat atau lambat akan sembuh. Saya hanya perlu menunggu,” kata Boateng.

“Sayangnya, itu hanyalah mimpi. Itu tidak akan lenyap begitu saja. Kami punya tugas untuk memerangi rasisme.”

“Konsep ‘sedikit rasis’ tidak pernah ada. Tindakan rasis sama sekali tidak boleh ditolerir. Itu adalah sikap yang tidak bisa diterima dimanapun.”

“Ketika saya bermain membela Ghana, saya belajar bagaimana cara melawan penyakit malaria. Saya pikir rasisme dan malaria adalah penyakit yang sangat mirip.”

“Penyakit tersebut selalu ada dimanapun orang-orang beda ras datang untuk mendukung tim mereka, atau mereka bisa dilihat sebagai area dimana orang-orang sehat bisa saja terpengaruh oleh rasisme. Kami tidak boleh membiarkan hal ini terjadi atau membesar.”

“Penyakit tersebut banyak mempengaruhi anak-anak muda. Jika kami tidak memeranginya, akan ada banyak orang-orang sehat yang terinfeksi oleh penyakit paling berbahaya dalam sepakbola.”

“Memerangi rasis saat ini sama pentingnya seperti memeranginya di masa lalu. Kami harus mencari inspirasi dari orang-orang yang rela membahayakan hidupnya demi memeranginya.”

“Adalah suatu kesalahan fatal jika kita berpikir bisa memerangi rasis dengan cara mengabaikannya dan berharap itu segera berlalu seperti penyakit. Ini tidak akan terjadi.”

Rabu, 06 Maret 2013

"MotoGP Bisa Mencari Pengganti Stoner"

Casey Stoner. (Foto: Reuters)

Casey Stoner sudah memutuskan untuk pensiun tahun lalu. Tapi, presiden FIM Vito Ippolito yakin MotoGP dapat mencari bintang baru pengganti pembalap asal Australia itu.

Pada 17 Mei 2012 silam, dua kali juara dunia Stoner sudah mengumumkan akan pensiun dari MotoGP. Tentu, kehilangan Stoner akan membuat para penggemar MotoGP, khususnya fans Repsol Honda merasa kehilangan.

Stoner menjelaskan alasan pengunduran diri dari MotoGP. Pembalap 27 tahun itu mengatakan tidak lagi menikmati balapan di ajang kuda besi ini, sehingga dia memutuskan untuk pensiun saja.

Saat ini, Stoner sedang menjalani karier baru sebagai pembalap supercars V8. Pekan kemarin, mantan pembalap Ducati itu sudah melakukan debut dan tampil cukup gemilang dalam mengendarai kendaraan beroda empat.

Ippolito mengaku sangat terpukul mendengar keputusan Stoner itu. “Saya rasa akan selalu ada kehilangan ketika seorang pembalap hebat seperti Casey Stoner meninggalkan MotoGP. Tapi olahraga ini terus berlanjut, itulah kehidupan,” kata Ippolito.

“Stoner memiliki alasan sendiri untuk melakukan itu. Tapi, saya yakin kami akan memiliki pembalap hebat seperti Stoner di tahun ini. Kami memiliki pembalap hebat di MotoGP,” tandas pria 61 tahun itu, dilaporkan The Peninsula.

Tino Costa : Kami Dapat Raih Kemenangan Di Paris

Tino-Costa-Kami-Dapat-Raih-Kemenangan-Di-Paris

Gelandang Valencia, Tino Costa yakin dirinya masih memiliki kesempatan untuk lolos ke babak perempat final Liga Champion meskipun mereka kalah dari PSG di kandang sendiri.

Los Che dikalahkan PSG dengan skor 2-1 di Estadio Mestalla, PSG sendiri memiliki keuntungan agar dapat lolos ke babak berikutnya dengan dua gol tandang.

“Melakukan comeback masih memungkinkan, kami akan bermain dengan penuh percaya diri. Kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini, ini adalah fase knockout Liga Champion. Sangatlah sulit mengejar defisit dua gol tandang, kami tapi kami akan mencoba meraihnya,” kata Costa kepada AS.

“Kami yakin bahwa jika kami menginginkannya, maka kami akan meraih kemenangan. Dibandingkan khawatir dengan tim lawan, lebih penting kami fokus dan konsentrasi dengan permainan kami sendiri. Kami tahu kami harus mencetak dua gol. Tetapi kami yakin kami dapat meraih hal tersebut.”

Pemain Argentina ini juga mengatakan bahwa faktor tuan rumah PSG akan menyulitkan mereka.

“Stadium dimana banyak pendukung yang fanatik akan membantu tim dari menit awal hingga menit akhir pertandingan.”

Lionel Messi : Cristiano Ronaldo Ditakdirkan Untuk Menjadi Rival Saya


Lionel-Messi-Cristiano-Ronaldo-Ditakdirkan-Untuk-Menjadi-Rival-Saya

Striker Barcelona, Lionel Messi mengatakan dirinya sudah memprediksikan bahwa Cristiano Ronaldo akan menjadi rival dirinya setelah dirinya memutuskan pindah dari Manchester United ke Real Madrid.

Pemain asal Portugal tersebut kembali ke Old Trafford pada malam tadi sejak pertama kali kepindahannya ke Real Madrid dengan harga 93 juta euro ke Santiago Bernabeu, dan pemain Argentina ini mengatakan persaingan mereka berdua sudah terlihat sejak kedatangannya ke La Liga.

Dirinya berkata kepada Optimum Style : “Bahkan sebelum dirinya bergabung ke Madrid, saya sudah tahu bahwa dirinya akan menjadi rival saya dalam beberapa tahun kedepan.”

Pemain asal Argentina ini tidak berkomentar tentang rumor yang sering dibuat tentang dirinya. Dan dirinya hanya ingin tetap fokus bermain dengan baik dan membantu Barcelona dan juga timnas Argentina.

“Hal yang mereka katakan tentang saya, saya tidak peduli. Saya adalah pemain yang normal, dan saya hanya ingin orang meliaht saya sebagai pemain,” kata dirinya.

“Tidak ada yang lebih baik selain mencetak gol dan meraih kemenangan. Saya bermain dengan banyak pemain hebat dan sangatlah mustahil hanya menyebutkan satu nama.”

Wesley Sneijder : Inter Cegah Saya Pindah ke MU


Wesley Sneijder : Inter Cegah Saya Pindah ke MU

Gelandang Galatasaray Wesley Sneijder mengungkapkan bahwa Inter Milan mencegah dirinya untuk pindah ke Manchester United di tahun 2010.
Sneijder juga membocorkan telah berbicara dengan Sir Alex Ferguson mengenai kemungkinan transfer, setelah dia membawa Inter meraih trebel. Akan tetapi, Sneijder yakin Inter mematok harganya terlalu tinggi, sehingga proses transfer tidak menemui jalan tengah.
“Kami sempat berbicara dengan Alex Ferguson di tahun 2010,” kata Sneijder.
“MU menghubungi Inter setelah kami meraih trebel, tetapi Inter mematok harga terlalu tinggi. Lagipula saya juga bahagia di Inter, untuk itu saya memutuskan untuk bertahan.”
“Manchester United adalah klub yang fantastis dan mereka tetap meminati saya sejak saat itu, tetapi tidak seserius sebelumnya.”
“Saya sendiri tidak terlalu memikirkan hal tersebut. Jika saya sudah bahagia di satu klub, saya tetap bahagia di sana.”
Selain itu, Sneijder juga nyaris pindah ke Barcelona sebelum ke Real Madrid beberapa tahun lalu.
“Real Madrid sangat meminati saya,” tambah Sneijder.
“Ada dua kemungkinan di Spanyol, antara Real Madrid atau Barcelona.”
“Barca klub yang hebat dan mereka telah memenangkan segalanya dalam enam tahun terakhir, tetapi saya menyukai kostum putih Real Madrid. Saya juga sangat senang ketika mereka menawarkan saya kesepakatan dan saya langsung mengambilnya. Selain itu bagi saya, Madrid punya sejarah yang lebih besar dibanding Barcelona.”
Sneijder juga yakin bahwa alasan dirinya dijual Madrid adalah demi mendatangkan Cristiano Ronaldo. Tetapi Sneijder mengaku tidak sakit hati.
“Musim kedua di Real Madrid sangat sulit bagi saya. Klub memiliki masalah finansial dan klub ingin menjual beberapa pemain,” lanjutnya.
“Madrid ingin mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Manchester United, sehingga Arjen Robben dan saya harus angkat kaki. Tapi itu tidak masalah buat saya. Inter kemudian menghubungi saya, dan bersama Jose Mourinho, itu bukan pilihan yang sulit."

Emre Can : Saya Siap Bermain Diposisi Manapun


Emre-Can-Saya-Siap-Bermain-Diposisi-Manapun

Pemain muda Bayern Munchen, Emre Can mengungkapkan dirinya siap bermain diposisi apapun jika hal tersebut dapat membantunya mendapatkan kesempatan di Bayern Munchen.

Pemain berusia 19 tahun ini belum memulai debutnya bagi tim asuhan Jupp Heynckes meski dirinya diramalkan menjadi salah satu pemain muda terbaik di Jerman, dan dirinya mengatakan dirinya siap adaptasi dengan posisi yang dibutuhkan oleh pelatih.

“Saya siap bermain diposisi apapun, saya hanya ingin bermain! Saya merasa nyaman di lini tengah tetapi saya juga dapat bermain sebagai bek tengah, atau juga bek kiri,” kata dirinya kepada AZ.

“Sebagai pemain muda, saya tidak boleh menyerah. Saya butuh latihan, tetapi terkadang saya bermain di tim reserves.”

Mantan kapten timnas U-17 Jerman ini juga mengatakan dirinya tak sabar untuk dilatih oleh Pep Guardiola, dan dirinya berharap pelatih asal Spanyol tersebut dapat membuat banyak kesempatan bagi pemain muda seperti dirinya.

“Tentu saja kedatangan Guardiola adalah sebuah langkah yang besar bagi kami, para pemian muda untuk mendapatkan setiap menit di lapangan.

Dirinya menambahkan : “Saya ingin bertahan disini. Saya ngerasa baik-baik saja, tetapi saya berharap saya dapat melangkah ke langkah berikutnya. Saya selalu berharap dapat bermain untuk menggantikan pemain yang sedang terkena cedera.”

Performa Cristiano Ronaldo vs Man. Unite







Pada laga leg kedua perdelapan final Liga Champions antara Manchester United vs Real Madrid di Old Trafford dinihari tadi, Cristiano Ronaldo menjadi salah satu pemain yang paling disorot.

Hal ini cukup jelas, Ronaldo memang masih mencintai mantan klubnya tersebut. Ronaldo pun tidak merayakan gol ataupun kemenangan Madrid setelah pertandingan, dan langsung menuju ruang ganti.

Seperti pada video di atas, Ronaldo terlihat sedikit grogi melawan mantan klubnya, tidak seperti performa yang biasa diperlihatkannya musim ini.

Setelah pertandingan, Ronaldo mengaku punya perasaan yang aneh setelah membawa klubnya mengalahkan MU.

“Saya telah melakukan tugas saya, yaitu membantu Real Madrid menang. Dan saya sangat bahagia, tetapi ini perasaan yang aneh. Seperti ingin melakukan sesuatu, tetapi tidak bisa,” kata Ronaldo.

“Saya membela Manchester United selama bertahun-tahun, dan jika suatu hari nanti saya akan melawan Real Madrid perasaan saya tetap sama. Disambut hangat oleh para fans sangatlah spesial bagi saya. Pulang ke rumah, bertemu teman-teman lama. Hati saya bahagia sekaligus sedih untuk Man United.”

“Saya tidak merayakannya untuk menghormati klub yang telah memperlakukan saya dengan sangat baik. Namun yang terpenting saat ini adalah kemenangan dan membawa Real Madrid juara.”

Barcelona Akan Singkirkan Milan

Barcelona-Akan-Singkirkan-Milan


Jordi Alba yakin timnya dapat menyingkirkan Milan di leg kedua Liga Champion, meskipun mereka tertinggal 2-0 pada leg pertama.

Bek ini yakin bahwa tim asal Spanyol ini dapat bermain di performa terbaik mereka, dan mereka dapat berhasil menyingkirkan tim asal Italia tersebut.

Pemain asal Spanyol ini juga yakin bahwa pertandingan menghadapi La Coruna dapat membantu mereka kembali ke jalur kemenangan setelah minggu kemarin mereka mengalami tiga kekalahan secara beruntun, dari Milan, dan dua kali dari Real Madrid.

“Kami ingin meraih kemenangan dari Deportivo, kemudian kami akan bersiap menghadapi Milan. Tetapi apabila kami dapat kembali bermain untuk mencari kemenangan, maka saya yakin kami akan menang,” kata dirinya.

Asuhan Tito Vilanova ini sedang dalam pekan yang buruk, setelah mereka kalah dari Milan, dan juga kalah dari Real Madrid sebanyak dua kali, meski begitu, Alba mengatakan bahwa timnya tidak perlu panik untuk saat ini.

Alba menambahkan : “Memang benar kami tidak biasa dengan situasi seperti ini, tetapi kami tetap tenang. Kami ingin segera mencetak gol dan meraih kemenangan kembali.”

Kesuksesan Juventus Dimulai Dari Lini Bertahan

 

Bek Juventus, Andrea Barzagli mengatakan kesuksesan klubnya dimulai dari pertahanan mereka, Juventus sendiri sedang bersiap menghadapi Celtic di Liga Champion. Juara Liga Italia musim lalu ini menang 3-0 ketika bermain di kandang Celtic, yakni Celtic Park, dan kedua tim akan bertanding lagi di kandang Juventus, dan bek berusia 31 tahun ini mengatakan bahwa kerja sama di lini belakang mereka yang membuat performa Juventus semakin membaik di setiap tahun. “Dasarnya adalah organisasi kami di lini belakang. Gelandang dan Striker juga membantu kami untuk bertahan. “Kami menjadi tim yang kompak adalah sebuah hasil dari kerja keras. Kami memiliki pondasi yang sulit dan kami harap kami dapat melanjutkan hal tersebut.” Mantan pemain Palermo yang selalu menjadi pemain kunci di jantung pertahanan asuhan Antonio Conte sejak awal musim ini menolak musim ini dijadikan musim terbaik sepanjang karirnya. “Sangat sulit bagi saya untuk mengatakan apakah ini musim terbaik bagi saya atau tidak. Tentu saja, hal yang terpenting adalah melanjutkan performa kami,” kata Barzagli. “Saya sudah masuk bagian didalam lini pertahanan Juventus yang solid, dan saya sudah melakukannya dari 18 bulan yang lalu.”