Persib Bandung dinilai sebagai klub paling sehat baik dari segi
manajemen maupun finansial di antara klub-klub Liga Super
Indonesia.Buktinya, di saat para pemain klub lain dilanda masalah gaji
yang tidak atau belum dibayar, finansial pemain Persib justru tetap
sehat.
Sehatnya finansial Persib sebagai klub besar tidak terlepas dari
sponsor-sponsor raksasa di Indonesia, termasuk PT Daya Adira Mustika,
beberapa perusahaan tambang, dan perusahaan lainnya. Nama Persib memang
laku, apalagi ditunjang dengan hadirnya bobotoh yang terkenal
fanatismenya dan jumlahnya yang banyak. Tidak mengherankan,
perusahaan-perusahaan itu rela mensponsori Persib.
Pada musim lalu, orang terkaya nomor 11 di Indonesia versi majalah
Forbes, Kiki Barki, melalui perusahaannya Harum Energy menjadi salah
satu sponsor resmi Persib.
Samudera Energy, yang dimiliki Patrick Waluyo, juga menjadi satu
sponsor Persib. Samudera Energy terlibat dalam pengembangan proyek migas
Blok Madura, yang memiliki cadangan gas mencapai 442 miliar kaki kubik
dan bernilai 650 juta dolar AS. Permata Resources juga menjadi sponsor.
Bersama Patrick Waluyo, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Glen
Sagita, mengelola PT North Star Pacific (NSP). PT NSP, perusahaan
investasi serta pengelolaan uang yang juga pernah mengakuisisi 35 persen
saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) milik Bakrie Group senilai 1,3
miliar dolar AS pada 2008, juga mensponsori Persib.
Wajar saja, karena sebagian besar PT NSP mengelola dana TPG dan
menginvestasikannya di sektor minyak dan gas yang salah satunya ada di
Sumatra Selatan, retail, telekomunikasi, dan perbankan hingga
mengakuisisi Alfa Retailindo dan Alfamart yang sebelumnya dikuasai PT
Sampoerna.
Kontrak PT Daya Adira Mustika (DAM) berlangsung tiga tahun dan
dipastikan musim depan tetap mensponsori Persib. Terikatnya PT DAM
mensponsori Persib sendiri terbilang menarik karena masih memiliki
keterkaitan keluarga dengan Patrick Walujo.
Patrick adalah menantu Teddy Rahmat, mantan direktur PT Astra
International. Adapun Teddy adalah anak kandung Raphael Adi Rahmat,
pendiri PT Daya Adira Mustika.
Persib juga disponsori beberapa perusahaan investasi seperti PT Surya
Eka Perkasa, Equator Capital, Syailendra Capital, Buana Capital, dan
Bloom Nusantara Capital. PT Trikomsel, yang menaungi Oke Shop, juga
turut menjadi sponsor resmi Persib. Glen Sagita menjabat sebagai
komisaris perusahaan tersebut.
Dengan sederet sponsor tersebut Persib akan tetap menjadi klub tersehat
di Indonesia dan karenanya, akan banyak pemain yang sangat menantikan
untuk direkrut oleh Persib.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar